Program Profesi Insinyur (PPI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Keinsinyuran sebagai bagian dari penguatan budaya akademik dan pengembangan kompetensi profesional mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, secara hybrid (luring dan daring), serta diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Profesi Insinyur Angkatan 10.

Pertemuan ilmiah ini menghadirkan narasumber utama Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur UMS yang juga merupakan dosen Teknik Mesin UMS, yaitu Ir. Agung Setyo Darmawan, S.T., M.T., IPU.. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi dengan tema “Perambatan Retak pada Pesawat Terbang”, sebuah topik strategis yang berkaitan erat dengan aspek keselamatan struktur (structural safety), keandalan material, dan keamanan sistem transportasi udara.
Dalam paparannya, Ir. Agung Setyo Darmawan menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep dasar perambatan retak (crack propagation) pada struktur pesawat terbang, mulai dari proses inisiasi retak mikro pada material, mekanisme pertumbuhan retak akibat beban berulang (fatigue), hingga potensi kegagalan struktural yang dapat terjadi apabila tidak dilakukan pengendalian dan inspeksi secara sistematis. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai hubungan antara sifat mekanik material, desain struktur, kondisi operasional pesawat, serta lingkungan kerja yang dapat mempercepat terjadinya kerusakan material.
Lebih lanjut, narasumber memaparkan pentingnya pendekatan mekanika retak (fracture mechanics) sebagai dasar ilmiah dalam perancangan struktur pesawat, pengujian material, serta sistem pemeliharaan dan inspeksi berkala. Konsep ini menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan teknis, khususnya dalam menentukan batas aman penggunaan komponen (safe life), toleransi kerusakan (damage tolerance), serta strategi perawatan preventif dan prediktif dalam industri penerbangan modern.
Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan teoritis peserta, tetapi juga memberikan gambaran nyata tentang penerapan ilmu keinsinyuran dalam praktik industri. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa Program Profesi Insinyur Angkatan 10 dalam memahami keterkaitan antara keilmuan teknik, standar keselamatan, regulasi penerbangan, serta tanggung jawab profesional seorang insinyur dalam menjaga keselamatan publik.

Melalui pertemuan ilmiah ini, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teknis, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai etika profesi dan tanggung jawab sosial insinyur. Profesi insinyur diposisikan tidak sekadar sebagai pelaksana teknis, tetapi sebagai profesi strategis yang memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan, keberlanjutan, dan kualitas kehidupan masyarakat.
Program Profesi Insinyur UMS secara konsisten menjadikan pertemuan ilmiah keinsinyuran sebagai ruang penguatan kompetensi, integritas, dan profesionalisme. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk lulusan insinyur yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter profesional, berwawasan keselamatan, beretika, dan siap berkontribusi secara nyata dalam pembangunan nasional dan pengembangan industri berbasis teknologi.
